Zero

Sebuah tiket Steam Support sedang viral karena alasan yang jarang terjadi karena gamer sudah memainkan gamenya lebih dari 5 jam yang dimana tidak memenuhi syarat refund, tapi entah bagaimana Steam tetap mengembalikan uangnya.

Ceritanya sederhana. Seseorang membeli game seharga sekitar €35 (Setara 50 dolar). Di hari yang sama, game itu rupanya mendapat diskon 75% menjadi €8. Dia sudah main sekitar 5 jam, jauh di atas batas kebijakan Refund Steam yang hanya 2 jam.  Meski tahu kebijakannya, dia tetap mengirim tiket support ke Steam.

Steam Support lalu membalas kurang dari 3 jam kemudian; dimana game yang sebelumnya telah di beli oleh gamer tersebut ditarik dari library serta uangnya masuk wallet tanpa potongan, dan gamer bisa beli lagi game tersebut di harga diskon. Alasan kenapa ini menjadi viral di komunitas adalah karena Steam menyetujui tiket support tanpa melalui drama.

Kebijakan Resmi vs Kenyataan di Lapangan

Kebijakan refund Steam yang tertulis jelas:
  • Pengajuan dalam 14 hari setelah pembelian
  • Waktu bermain kurang dari 2 jam
Kalau dua syarat itu terpenuhi, refund hampir selalu otomatis disetujui, bahkan dengan alasan apa pun. Steam bahkan secara terbuka bilang: beli game tepat sebelum sale lalu refund untuk beli ulang dengan harga diskon tidak dianggap penyalahgunaan, asal masih dalam jendela 14 hari dan 2 jam.
 
Kasus viral ini berbeda. Gamer sudah bermain kurang lebih selama 5 jam. Secara sistem, request-nya jelas akan ditolak, namun yang terjadi adalah pengecualian manual oleh  “customer service gesture”, bukan jaminan kebijakan. Itulah kenapa komunitas dibuat syok karenanya. Disaat banyak publisher digital masih menerapkan acar uang kaku. Steam, setidaknya di kasus ini, masih memiliki divisi manusia di balik tiket supportnya.